sekilas tentangnya.......
Bulan februari yang kelabu, dimana saat itu keputus asaan hidup kualami
entah apa yang harus kulakukan, aku tak tau. arah mana yg akan kutempuh pun aku tak tau...
rasanya seperti bermimpi,, dan aku berharap segera terbangun dari tidur itu kemudian kuhadapi kenyataan yang indah.
namun ternyata smua itu bukanlah mimpi. ini sebuah kenyataan hidup yang memang harus kualami.
suatu jalan kehidupan yang mendewasakanku dan keluargaku.
walaupun itu sangat menyakitkan, namun itulah jalan yang Allah berikan.
Allah terlalu sayang dengan aku dan keluarga, Allah tak menginginkan kami dekat dengan orang2 yang tidak baik. Aku tau semua itu demi kebaikan kehidupan kami.
tak lama dari keterpurukan itu, akhirnya kami sekeluarga diberi kesempatan untuk mengunjungi rumah Allah
Aku sangat mengingat kejadian itu,,
Setelah mengurus ijin pembuatan paspor bersama ibu, aku mendapat BBM dari adik sepupu dan dia minta ijin buat kasih PIN BBM ke salah satu temannya.
sebenernya agak sedikit males, tapi aku jawab aja "boleh" dan adekku kasih foto temennya itu.
akhirnya pria itupun invite dan BBM aku.
nggak ada ketertarikan sedikitpun dengan dia. mungkin karena belum pernah ketemu.
dia kerja di Jakarta,, yah g terlalu jauh juga sih. masih jawa juga kok.
sebelum aku berangkat umroh dia dateng ke jogja dan menemuiku.
di pertemuan itu ada rasa tertarik dengannya. dan akhirnya kami menjalin komitmen.
sangat cepat,,
1bulan setelah ku patah hati, aku membuka hati ini untuk orang lain
mgkin orang akan menyangka bahwa dia adalah sebuah pelarian, namun buatku itu tidak.
aku tulus menyayangi dan mencintai dia. dia yang membuat hidupku berwarna kembali.
dia bisa membuatku selalu tersenyum, dia membuat hidupku lebih berarti.
semoga dia tidak pernah mengulang kekecewaan seperti kemarin.
semoga kami dapat saling menjaga hati kami untuk masa depan yang indah.
entah apa yang harus kulakukan, aku tak tau. arah mana yg akan kutempuh pun aku tak tau...
rasanya seperti bermimpi,, dan aku berharap segera terbangun dari tidur itu kemudian kuhadapi kenyataan yang indah.
namun ternyata smua itu bukanlah mimpi. ini sebuah kenyataan hidup yang memang harus kualami.
suatu jalan kehidupan yang mendewasakanku dan keluargaku.
walaupun itu sangat menyakitkan, namun itulah jalan yang Allah berikan.
Allah terlalu sayang dengan aku dan keluarga, Allah tak menginginkan kami dekat dengan orang2 yang tidak baik. Aku tau semua itu demi kebaikan kehidupan kami.
tak lama dari keterpurukan itu, akhirnya kami sekeluarga diberi kesempatan untuk mengunjungi rumah Allah
Aku sangat mengingat kejadian itu,,
Setelah mengurus ijin pembuatan paspor bersama ibu, aku mendapat BBM dari adik sepupu dan dia minta ijin buat kasih PIN BBM ke salah satu temannya.
sebenernya agak sedikit males, tapi aku jawab aja "boleh" dan adekku kasih foto temennya itu.
akhirnya pria itupun invite dan BBM aku.
nggak ada ketertarikan sedikitpun dengan dia. mungkin karena belum pernah ketemu.
dia kerja di Jakarta,, yah g terlalu jauh juga sih. masih jawa juga kok.
sebelum aku berangkat umroh dia dateng ke jogja dan menemuiku.
di pertemuan itu ada rasa tertarik dengannya. dan akhirnya kami menjalin komitmen.
sangat cepat,,
1bulan setelah ku patah hati, aku membuka hati ini untuk orang lain
mgkin orang akan menyangka bahwa dia adalah sebuah pelarian, namun buatku itu tidak.
aku tulus menyayangi dan mencintai dia. dia yang membuat hidupku berwarna kembali.
dia bisa membuatku selalu tersenyum, dia membuat hidupku lebih berarti.
semoga dia tidak pernah mengulang kekecewaan seperti kemarin.
semoga kami dapat saling menjaga hati kami untuk masa depan yang indah.
Komentar
Posting Komentar